Muraqabah dan Muhasabah

muraqabah dan muhasabah
semut salah satu makhluk Allah

Pengertian

Muraqabah adalah merasa diri selalu diawasi Allah swt. sedangkan muhasabah adalah mengevaluasi perbuatan diri. Keduanya sangat penting untuk dilatih, karena hal ini termasuk tahap ihsan, yaitu seolah-olah kita melihat Allah swt atau dilihat-Nya. Sebelum ketahap ini sangat perlu untuk sobat menuntut ilmunya terlebih dahulu.

1. Pentingya Muraqabah

As-Syeikh Sayid Abdullah bin Alawi al-Hadad berpesan, hendaklah selalu mawas diri kepada Allah swt. dalam setiap aktivitas. Dan selalu sadar bahwa Allah swt. selalu berada di dekatmu.

Ia selalu mengetahui dan mengawasi segala gerak-gerikmu. Bagi-Nya tak ada sesuatu yang rahasia dan samar. Makhluk sekecil apa pun yang ada di bumi dan langit tak akan pernah lepas dari pengawasan-Nya.

Ingatlah Sobat!, Bahwa Dia senantiasa mengetahui apa yang engkau bicarakan, baik engkau bersuara keras maupun lirih. Di mana saja engkau berada Dia selalu bersamamu, Dialah yang Maha Kuasa.

Petunjuk, pertolongan dan penjagaan-Nya hanya tercurah kepadamu jika engkau tergolong orang-orang yang berbuat baik.

Hendaklah sobat malu kepada-Nya. Kerjakanlah perintah-perintah-Nya dan jauhi segala larangan-Nya serta beribadahlah kepada-Nya seakan-akan engkau melihat-Nya. Dan jika tidak, ketahuilah bahwa dia selalu melihatmu.

Jika di dalam hati timbul rasa malas pada ketaatan dan cenderung untuk mengerjakan kemaksiatan, katakan pada nafsumu: “hai nafsu! sesungguhnya Allah selalu mendengarmu, melihatmu, dan mengetahui segala rahasia bisikanmu.”

Baca Juga : Cara Dahsyat Meningkatkan Keimanan

Jika nafsu belum dapat menurui nasihatmu karena kurangnya dalam memahami keagungan Allah, maka peringatkan kepadanya akan dua malaikat yang selalu mencatat kebajikan dan kejelekan, yaitu Raqib dan Atid. Dan bacakan firman Allah:

Ketika dua malaikat yang mencatat amal duduk di sebelah kanan dan di sebelah kiri. Tidaklah perkataan yang dikeluarkan seseorang melainkan di sisinya ada dua malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 17-18)

muraqabah dan muhasabah
Dasar laut

Jika nasihat tersebut tetap tak dapat menghentikan tindakannya, berilah ia peringatan tentang kematian yang sudah semakin dekat. Kematian adalah suatu rahasia yang dinanti kedatangannya. Apabila ajal telah menjemputnya sedangkan ia senantiasa mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak diridai Allah swt, maka hanya penyesalan tak ada habisnya yang ia peroleh.

Bila nafsu masih apatis dan tidak menghiraukan nasihat itu, maka ingatkan ia sekali lagi tentang pahala besar yang dijanjikan Allah bagi mereka yang taat pada-Nya dan siksa yang pedih yang disediakan Allah bagi orang yang durhaka kepada-Nya.

In Syaa Allah sobat! Seluruh nasihat-nasihat itu pasti membawa manfaat yang besar bagi kehidupanmu di dunia dan akhirat.

Sobat baru dikatakan malu dan mawas diri kepada Allah, jika nasihat-nasihat itu dapat mencegas hati dan nafsu dari segala aktivitas yang tidak diridai-Nya dan mendorongmu untuk taat kepada nya.

2. Kedudukan Muraqabah

Muraqabah termasuk dalam kedudukan terpuji, pangkat yang paling mulia dan derajat yang paling tinggi. Muraqabah juga termasuk pada maqam ihsan.

Setiap mukmin wajib percaya dan menguatkan keyakinannya bahwa tiada sesuatu yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di langit maupun di bumi Dia mengetahui dan mengawasi segala aktivitas makhluk. Akan tetapi intisarinya adalah selalu istiqomah dalah hal mawas diri, dan buah hasil mawas diri itu sedikitnya bahwa dia tidak akan melakukan suatu amalan di hadapan Allah yang akan terlihat malu jika dilihat oleh orang soleh.

Rasa mawas diri seperti ini sudah jarang dimiliki oleh orang yang beriman dan lebih jarang lagi sampai ke tingkatan fana. Fana adalah lenyapnya (jauhnya) diri sendiri dari selain Allah karena menyaksikan Dzat yang Maha Benar.

Silahkan sobat untuk lebih menguatkan pemahaman tentang muraqabah simak pejelasan dari Ust. Adi Hidayat, Lc. berikut:

Sumber : Kitab Risalah Muawanah;

Comments Muraqabah dan Muhasabah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *