3 Cara Dahsyat Meningkatkan Keimanan

Rasulallah saw. bersabda : “Keyakinan itu adalah iman seluruhnya.” (HR. Baihaqi)

Keyakinan merupakan pokok dari segala sesuatu. Sedangkan derajat luhur, budi pekerti yang terpuji dan amal saleh adalah cabang dan buahnya. Bahkan baik buruknya akhlak dan perilaku seseorang bergantung pada keyakinannya.

Luqman Hakim berkata :

“Aktivitas hanya dapat dilakukan dengan adanya keyakinan. Seseorang hanya dapat beraktivitas sesuai dengan kadar keyakinannya. Dan bila keyakinannya berkurang, berkurang pulalah aktivitasnya.”

cara dahsyat meningkatkan keimanan

Wahai sobat, Syeikh Abdullah bin Alawi Al-Haddad melalui kitabnya Risalah Muawanah berpesan, hendaklah selalu memperkuat dan memperbaiki keyakinan. Karena jika keyakinan itu sudah kokoh dan telah menguasai hatimu, maka segala sesuatu yang gaib tiba-tiba terlihat dengan jelas.

Apa yang dimaksud dengan keyakinan?

Keyakinan adalah ungkapan tentang kekuatan dan keteguhan iman yang sudah mendarah daging dan menyatu dalam hati, laksana sebuah gunung yang menjulang tinggi. Karena itu, segala bentuk keraguan dan praduga (yang timbul dari hati) tak akan mampu menghempaskannya, hingga akhirnya keduanya hilang tanpa bekas.

Jika keraguan dan praduga itu datangnya dari luar, maka kedua telinganya tidak mau mendengarkannya sedangkan hati pun tidak mempedulikannya. Setan pun tak kuasa mendekati dan menggoda orang yang memiliki keyakinan seperti ini, bahkan ia lari ketakutan menyelamatkan diri darinya.

Cara Dahsyat Meneguhkan Keyakinan

Ada 3 sebab teguhnya keyakinan yang bisa dilakukan oleh kita, di antaranya :

1. Memperhatikan dengan hati dan mendengarkan dengan telinga akan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis-hadis Nabi, terutama yang menunjukan tentang kebesaran Allah, kesempurnaan, keagungan, dan kehebatan-Nya, serta keesaan-Nya dalam mencipta, memerintah, menguasai dan memaksa. Dan yang menunjukan tentang kebenaran para rasul, mukjizat yang mereka tunjukan, azab yang menimpa orang-orang yang menentang mereka, serta berita-berita tentang hari kiamat yang berhubungan dengan pahala yang disediakan bagi orang-orang yang baik dan hukuman bagi orang-orang yang jahat.

Hal ini didasarkan pada firman Allah swt. dalam surat Al-Ankabut ayat 51.

Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasannya kami telah menurunkan kepadamu Al-Qur’an, sedang dia dibacakan kepada mereka.” (QS. al-Ankabut: 51)

Pemahaman ayat di atas, Al-Qur’an sangat cukup sekali dijadikan alat untuk memperteguh dan memperbaiki keyakinan kita terhadap Allah swt. Makanya kita harus membiasakan membaca dan merenungi Al-Qur’an setiap saat.

Cara Dahsyat meningkatkan keimanan

2. Memperhatikan segala ciptaan Allah yang indah dan menakjubkan, baik yang ada di langit maupun di bumi. Karena hal ini sangat manjur untuk meneguhkan keyakinan, seperti yang terjadi kepada saudara kita non muslim yang masuk islam karena penemuan-penemuannya tentang alam. Akhirnya mereka menyadari tentang kebenaran Nabi Muhamad tentang kebenaran Allah swt. Hal ini sangat sering terjadi maka perbanyaklah bertafakur tentang alam ini. Allah swt. berfirman :

Kami akan memberitahukan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di beberapa daerah dan (kekuasaan) yang ada pada pribadi mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu haq.” (QS. Fushshilat: 53)

Kebenaran Al-Qur’an menunjukan akan kebenaran Allah dan Rasul-Nya.

cara dahsyat meningkatkan keimanan

3. Bersungguh-sungguh dalam mengerjakan segala amalan yang didasari iman dan takwa. Allah swt. berfirman :

Dan orang-orang berjihad (bersungguh-sungguh) mencari keridaan Kami, sungguh akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami.” (QS. al-Ankabut: 69)

Baca Juga : Muraqabah dan Muhasabah

Buah Keyakinan

Buah keyakinan yang dapat kita rasakan antara lain kekuatan batin, ketenangan jiwa, perlindungan Allah swt, berkeinginan untuk selalu taat kepada-Nya, serta berupaya maksimal untuk mendapatkan rida-Nya.

Tingkat keyakinan setiap orang berbeda-beda, oleh karena itu keyakinan memiliki tingkatan-tingkatan. Di antaranya adalah

  1. Ashabul Yamin, yaitu orang yang percaya dan kuat dalam iman, tapi pada saat-saat tertentu, jiwanya dapat diguncangkan oleh keraguan dan praduga.
  2. Al-Muqarrabin, yaitu orang yang benar-benar kuat dalam berkeyakinan, dia mampu menguasai hatinya dengan bermodalkan keteguhan iman dan takwa. Segala bentuk keraguan dan praduga tak akan mampu menggangu dan merusak imannya.
  3. Iman bil kasyfi wal ‘iyan, yaitu keyakinannya para Nabi dan pewarisnya, segala sesuatu yang gaib dan tersembunyi dapat terlihat dengan sangat jelas dan nyata.

Sumber : Kitab Risalah Muawanah

Comments 3 Cara Dahsyat Meningkatkan Keimanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *